Alami Kecelakaan, Biaya Pengobatan Ojol Ini Senilai Rp 158 juta Ditanggung BPJS Ketenagakerjaan

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTABambang Supriyono (37), seorang ojek online (ojol) kini bisa bernafas lega setelah biaya pengobatan dan perawatannya hingga Rp 158 juta lebih ditanggung BPJS Ketenagakerjaan. 

Bambang Supriyono yang terdaftar sebagai mitra driver Gojek mengalami kecelakaan di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada November 2023 lalu dan dibawa ke Eka Hospital Permata Hijau untuk mendapat perawatan.

Santunan manfaat JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) itu disampaikan secara simbolis di kediaman rumah Bambang Priyono oleh Direktur Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI), Retno Pratiwi. 

Turut mendampingi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Deny Yusyulian dan Deputi Kepesertaan Program Khusus dan Keagenan BPJS Ketenagakerjaan, I Putu Wiradana serta Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kebayoran Baru, Husaini. 

Retno menjelaskan pihaknya bersama BPJS Ketenagakerjaan ingin memastikan peserta tersebut telah mendapatkan pengobatan dan perawatan secara maksimal.

“Program jaminan sosial ketenagakerjaan ini harus benar-benar dipastikan bisa melindungi pekerja, utamanya peserta BPJS Ketenagakerjaan seperti pada kasus kecelakaan yang dialami mitra driver Gojek, Pak Bambang,” kata Retno, Rabu (20/3/2024).

Pemerintah, lanjut Retno, telah menyusun beberapa program untuk perlindungan jaminan sosial bagi pekerja bukan penerima upah atau pekerja mandiri.

Baca juga: Anies Baswedan akan Respons Rencana Gugat Hasil Pilpres 2024 ke MK Setelah Ada Pengumuman dari KPU

Ada tiga program yaitu program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) kemudian satu lagi adalah Jaminan Hari Tua (JHT). 

“Mudah-mudahan dengan contoh ini bisa menumbuhkan kesadaran bagi pekerja informal atau pekerja mandiri lainnya untuk segera mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.

Sementara Deny Yusyulian mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kepada manajeman Gojek karena sudah menyiapkan fitur mudah mendaftar dan mudah membayar.

Baca Juga  The Mommy Club viral tiktok

“Kami berharap dengan masih banyaknya mitra Gojek yang belum terdaftar, harapannya mungkin ini bisa menjadi inisiatif lebih baru lagi dari manajemen GoJek yang bisa memberikan kepastian saat mereka jadi mitra driver Gojek langsung terlindungi manfaat program ini,” jelasnya.

Pasalnya dari sekitar 500 ribu mereka yang aktif menjadi mitra Gojek, yang menjadi peserta baru sekitar 100 ribuan. Sehingga masih banyak yang belum terlindungi.

“Jika terjadi risiko akan menimbulkan kemiskinan-kemiskinan baru, kami harapkan partisipasi manajemen Gojek untuk dapat membantu pendaftaran awalnya bisa menjadi lebih wajib lagi,” katanya. 

Deny mengatakan dengan adanya program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) ini perawatan dan pengobatan peserta ditanggung tidak terbatas biaya. Selain seluruh biaya perawatan dicover, peserta juga diberikan santunan karena tidak mampu bekerja.

Baca juga: Kunjungi Rumah JK, Anies-Cak Imin Diskusi dengan Surya Paloh Soal Rencana Gugat Hasil Pilpres ke MK



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *