Arumi Bachsin Merasa Tidak Istimewa Meski Jadi Istri Pejabat hingga Tetap Makan Cilok dan Pentol

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Pemain sinetron lawas Arumi Bachsin sudah lama tidak muncul di layar kaca sejak menikah dengan Emil Dardak.

Saat ini Arumi Bachsin menetap di Surabaya, Jawa Timur, menemani tugas suaminya sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur.

Sebelum Surabaya, Arumi Bachsin mendampingi Emil Dardak bertugas sebagai Bupati Trenggalek.

Baca juga: Kenang Mendiang Hermanto Dardak, Arumi Bachsin: Beliau Menjadi Teman Ngobrol yang Menyenangkan

“Sesekali ke Jakarta ketemu keluarga dan silaturahmi sama teman-teman,” kata Arumi Bachsin di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (23/2/2024) malam.

Selama berada di Surabaya, Arumi Bachsin selalu merindukan makanan di Jakarta.

“Aku sampai kangen cilok, meski ada di Surabaya, rasanya nggak seenak di Jakarta,” ucap Arumi Bachsin yang kini berusia 30 tahun itu.

Baca juga: Arumi Bachsin Berduka Setelah Hermanto Dardak Ayah Mertuanya Meninggal Usai Alami Kecelakaan

Di Surabaya, Arumi Bachsin lebih senang makan pentol, camilan seperti cilok di Jakarta.

Meski menjadi istri pejabat daerah, Arumi Bachsin merasa tidak ada yang istimewa dalam hidupnya.

“Nggak ada bedanya,” kata Arumi Bachsin.

Baca juga: Gibran Umumkan Pasangan Suami Istri Emil Dardak – Arumi Bachsin Jadi Jubirnya di Pilpres 2024

Hanya saja, sejak menjadi istri pejabat, pergaulan dan pertemanan Arumi Bachsin semakin banyak.

“Memperluas pergaulan dan networking saja selama ini,” ucap Arumi Bachsin.

Arumi Bachsin terus belajar menjadi figur yang baik sekaligus contoh untuk masyarakat.

Baca juga: Arumi Bachsin Kagum Melihat Pengabdian Mendiang Hermanto Dardak untuk Negeri Ini

“Aku menikmati setiap prosesnya,” katanya.

“Bagiku, yang terpenting tetap fokus mengurusi suami dan anak,” ujar Arumi Bachsin.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Warga Majalengka Kapok Parkir Sembarangan di Monas, Ban Mobilnya Dikempesi Petugas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *