Pertama Kali Terjadi, Ada Banjir Berwarna Ungu di Sekitar Pelabuhan Muara Baru

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Fenomena tidak biasa terjadi di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kawasan pesisir Jakarta itu mengalami banjir berwarna ungu tepatnya di ruas Jalan Cumi Raya.

Pantauan di lokasi, banjir berwarna ungu keruh ini merendam jalanan di depan ruko akses ruko Gedung Penunjang Kegiatan Nelayan dengan panjang area yang terendam hampir 100 meter. 

Hanya ada satu titik di Jalan Cumi Raya yang terendam banjir berwarna ungu tersebut.

Terlihat juga sejumlah sampah plastik mengotori permukaan air yang merendam jalanan depan ruko itu.

Di sisi lain, meski berwarna ungu, tidak tercium bau apapun dari air banjir yang berada di lokasi.

Baca juga: Sumur Resapan Anies Bikin Banjir Makin Parah, Warga Karang Tengah: Tidak Ada Penutupan

Salah seorang warga, Andika mengatakan, fenomena banjir berwarna ungu ini sudah dilihatnya sekitar tiga hari belakangan.

Sebelum berubah jadi keunguan, banjir yang diduga akibat air pasang laut itu memang sudah merendam jalanan di depan ruko sejak tiga hari terakhir.

Akan tetapi kata Andika, sebelumnya genangan itu warnanya bening kehitaman.

“Ini bukan kali, ini banjir. Ini sudah sekitar tiga harian. Tiba-tiba berubah kayak gini, tadinya biasa sih warnanya item gitu, tahu-tahu udah jadi ungu begini,” kata Andika di lokasi, Kamis (7/3/2024).

Andika mengaku baru pertama kali melihat fenomena ini.

Ia pun mengira-ngira perubahan warna air menjadi keunguan diduga akibat limbah, namun entah dari mana.

Baca juga: Bikin Langkah Konkret Cegah Banjir, DPRD Kota Bogor Bahas Raperda Inisiatif Sistem Drainase

Menurut Andika, jalanan yang terendam banjir berwarna ungu itu sebelumnya sering dilintasi motor dan mobil orang-orang yang beraktivitas di ruko.

Namun karena ada banjir, kini jalanan tersebut dihindari sementara.

Baca Juga  Harga sayuran di kota Tangerang Selatan 2023



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *