Program Food Estate Akan Dihentikan Saat Anies-Cak Imin Menang, Petani Bakal Diberdayakan

WARTAKOTALIVE.COM JAKARTA — Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), memastikan jika paslon nomor urut 01 memenangkan Pilpres 2024, bahwa food estate akan dihentikan dan para petani bakal diberdayakan.

“Jika Mas Anies dan Cak Imin menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029, kita akan pastikan Food Estate dihentikan. Kita akan dukung petani Indonesia untuk bisa maksimal menghasilkan produksi pertanian,” ucap Juru Bicara Timnas AMIN Hasreiza atau Reiza Patters dikutip, Selasa (23/1/2024).

Adapun cara untuk mendukung petani itu, salah satunya, ialah melalui Contract Farming.

Program ini memastikan bahwa petani akan mendapat nilai tukar yang baik dan menguntungkan dari hasil buminya.

Tak hanya itu, Reiza juga memastikan bahwa paslon 01 akan menyediakan pupuk, bibit, serta obat tanaman yang cukup, terjangkau, dan mudah untuk petani secara kuantitas maupun kualitas.

Baca juga: Gibran Singgung Cak Imin soal Botol Plastik, Timnas AMIN: Panitia Debat yang Siapkan

Selain itu juga, menyediakan lahan negara untuk petani Indonesia sebagai bentuk ektensifikasi pertanian dan reforma agraria.

Pemerintah, nantinya juga akan memberdayakan petani Indonesia dengan mendorong pendampingan dan menperbanyak penyuluh pertanian di desa-desa.

Dengan begitu, diharapkan mereka bisa menjadi tulang punggung ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Kita butuh perubahan signifikan untuk memperbaiki keadaan bangsa ini yang porak poranda selama 10 tahun terakhir,” tutupnya.

Anies Berencana Perbanyak Contract Farming di Kalimantan

Calon presiden Koalisi Perubahan, Anies Baswedan berencana memperbanyak program Contract Farming khususnya di Kalimantan. 

“Kami ingin agar kegiatan pertanian itu memiliki pasar yang jelas dan memang sesungguhnya pasar kita sudah jelas. Penduduknya jelas di mana distribusinya, jumlahnya, kemudian yang memproduksi juga sama hanya selama ini tidak diatur tata niaganya,” kata Anies pada wartawan di Pasar Segiri, Samarinda, Kamis (11/1). 

Baca Juga  Tips diterima kerja di Ambon kreatif

Dirinya berharap dengan adanya program contract farming akan ada kestabilitasan dalam harga sehingga ekosisten tata niaga pangan bisa mendapatkan kepastian.

Lebih lanjut, Anies turut angkat bicara soal lahan di Kaltim yang hancur. 

“Setiap daerah memiliki keunggulan, ada daerah yang cocok untuk perkebunan, ada yang cocok untuk pertanian, ada yang cocok untuk tambang.

Kita melihat ini satu kesatuan Indonesia karena itu kenapa sistem logistik harus dibuat baik agar barang barang yang diproduksi satu daerah bisa dijangkau daerah lain,” jelas Anies. 

“Bila di Kalimantan kebutuhan beras tidak mungkin dipenuhi hanya di dalam Kalimantan maka perlu logistik harus berjalan dengan baik. Contoh kami di Jakarta tidak ada lahan sawah makanya perlu ada perdagangan antar daerah makanya butuh sistem logistik yang baik,” tambahnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *