Rampung Diperiksa 8 Jam di Bareskrim, SYL dengan Tangan Diborgol: Saya Tanggung Jawab

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) rampung menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (29/11/2023) malam.

SYL yang berstatus sebagai tersangka kasus korupsi di Kementan diperiksa terkait kasus dugaan pemerasan  dengan tersangka Ketua KPK Firli Bahuri.

Pantauan Wartakotalive.com, SYL keluar dari gedung Bareskrim Polri sekira pukul 21.30 WIB.

SYL mengenakan kemeja batik lengan panjang dengan rompi tahanan KPK.

Kedua tangannya diborgol. Ia membawa map biru itu dan dikawal oleh sejumlah anggota kepolisian.

Sedangkan eks Direktur Mesin dan Alat Pertanian Muhammad Hatta mengikuti di belakang SYL yang merupakan mantan bosnya.

Baca juga: Selain SYL dan 2 Mantan Anak Buahnya, Polisi Periksa 30 Saksi Lain soal Kasus Dugaan Pemerasan

SYL serta Hatta dan Sekjen Kementan Kasdi Subagyono telah diperiksa di Bareskrim hampir delapan jam.

“Saya diperiksa mulai jam 14.00 WIB, tentu pemeriksaan ini adalah lanjutan pemeriksaan yang sebelumnya apa yang saya alami, saya tahu, saya sampaikan kepada penyidik,” ujar SYL, kepada wartawan, Rabu.

Menurut dia, apa yang telah dilakukannya sudah menjadi tanggung jawabnya sebagai warga negara.

“Saya merasa, apa yang saya lakukan tentu saja ini menjadi tanggung jawab saya secara yuridis, sebagai warga negara, saya kira itu, terima kasih,” tutur dia.

Saat ditanya terkait penetapan tersangka Ketua KPK nonaktif Firli Bahuri, ia tidak menjawabnya. 

Baca juga: Lanjutkan Penyelidikan Pemerasan ke SYL, Polisi Periksa Firli Bahuri dan 4 Pimpinan KPK Pekan Depan

Diberitakan sebelumnya, eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa terkait kasus dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK dengan tersangka Firli Bahuri.

Berdasarkan pantauan, SYL tiba di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (29/11/2023) hari ini sekira pukul 13.18 WIB.

Baca Juga  Kecelakaan Maut Hari Ini di Tol Jagorawi, 3 Orang Tewas dan 3 Lainnya Luka Berat

Ia datang bersama dua mantan anak buahnya.

Keduanya adalah eks Direktur Mesin dan Alat Pertanian Muhammad Hatta dan Sekjen Kementan Kasdi Subagyono.

Namun, mereka bertiga bungkam begitu tiba di Bareskrim Polri untuk diperiksa hari ini. (m31)

Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News
 
 
 



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *