Tidak Lagi Jadi Gitaris Stinky, Ndhank Larang Band Stinky dan Andre Taulany Nyanyi Lagu ‘Mungkinkah’

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK – Musisi Ndhank Surahman Hartono melarang Band Stinky hingga Andre Taulany untuk menyanyikan lagu Mungkinkah.

Ndhank adalah mantan gitaris Stinky yang menciptakan lagu Mungkinkah.

Lagu Mungkinkah begitu populer dinyanyikan Stinky saat Andre Taulany menjadi vokalisnya pada tahun 1997.

Baca juga: Larang Nyanyikan Lagu Mungkinkah, Ndhank Cuma Dapat Rp 250 Ribu-Rp 500 Ribu Setiap Stinky Manggung

“Kenapa saya melarang, karena ada hak moral saya dalam lagu Mungkinkah,” kata Ndhank Surahman Hartono di Depok, Jawa Barat, Selasa (2/1/2024).

Lagu Mungkinkah yang dipopulerkan Stinky itu diklaim Ndhank adalah ciptaannya.

“Sebanyak 80 persen lagu Mungkinkah itu saya yang ciptakan,” ucapnya.

Baca juga: Larang Nyanyikan Lagu Mungkinkah, Ndhank Eks Stinky Kirim Somasi ke Band Stinky dan Andre Taulany

Ndhank keluar dari Stinky setelah band tersebut merilis album kelima ‘Stinky 5’ pada tahun 2003.

Ndhank sempat kembali lagi bersama Stinky.

Ndhank lalu diminta ‘istirahat’ dari Stinky sejak awal tahun 2023 supaya fokus menjalani pemulihan sakit yang dideritanya.

Baca juga: Andre Taulany dan Stinky Mati Kutu, Dilarang Ndhank Surahman Hartono Nyanyikan Lagu Mungkinkah

“Hubungan saya dengan band Stinky dan Andre Taulany sebelumnya baik-baik saja,” kata Ndhank.

Setelah ada somasi, Ndhank Surahman Hartono berharap ada mediasi dengan Stinky dan Andre Taulany untuk membicarakan royalti lagu Mungkinkah.

Meski tidak lagi menjadi personel Band Stinky, Ndhank tetap mendapatkan royalti.

Ndhank Surahman Hartono, mantan gitaris Band Stinky, di kawasan Depok, Jawa Barat, Selasa (2/1/2024). (Warta Kota/Arie Puji)

Hanya saja, besaran royalti itu tidak sesuai harapan Ndhank.

“Kecil sekali (royalti yang diterima),” ucap Ndhank.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Ruth Sahanaya dan Harvey Malaihollo Nyanyi Duet di Malam Tahun Baru di Hotel Borobudur Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *