Esais dan Pendiri Pustaka Bergerak, Nirwan Arsuka Ditemukan Meninggal di Apartemennya

Tak Berkategori

Losergeek.org, JakartaNirwan Arsuka yang dikenal sebagai esais dan pendiri Pustaka Bergerak, tutup usia pada Minggu, 6 Agustus 2023. Ia meninggal dalam usia 55 tahun dan akan dimakamkan hari ini, Senin, 7 Agustus 2023.

Berdasarkan informasi yang didapatkan Tempo melalui pesan singkat, diketahui bahwa pemilik nama lengkap Nirwan Ahmad Arsuka meninggal dunia pada Minggu malam. “Innalillahi… sahabat kita Nirwan Arsuka meninggal semalam. Pemakaman akan dilakukan siang atau sore ini. Jenazah almarhum sekarang di RSCM. Semoga husnul khotimah. Rest in Peace, my friend,” demikian pesan duka yang tersebar.

Ada pun, unggahan aktivis dan pegiat sosial Ulin Yusron di Twitter yang memberikan kabar keberadaan jenazah Nirwan Arsuka. “Innalillahi… sahabat kita @art_suka Nirwan Arsuka meninggal semalam. Pemakaman akan dilakukan siang atau sore ini. Jenazah almarhum sekarang di RSCM. Semoga husnul khotimah. Swargaloka Mas Nirwan,” tulis @ulinyusron.

Ahmad Arsuka Ditemukan Meninggal di Apartemen

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh aktivis Arief Rosyid di Instagramnya, Ahmad Arsuka ditemukan meninggal di apartemennya pada Minggu malam, 6 Agustus 2023. “Almarhum ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di apartemennya Minggu, 6 Agustus 2023, jam 22.45 lalu diantar ke RSCM,” tulis Arief Rosyid.

Hingga saat ini jenazah Ahmad Arsuka masih berada di kamar jenazah RSCM karena menunggu pihak keluarga. “Jika ada informasi terkait keluarga almarhum mohon dikabari ke Kamar Jenazah RSCM, berhubung masih belum bisa diambil keputusan terkait jenazah,” tulis Arief Rosyid.

Nirwan Ahmad Arsuka Dikenang sebagai Esais Ilmu dan Kebudayaan

Iklan

Sosok Nirwan Arsuka dikenang oleh para teman dan sahabat melalui unggahan tulisan di Twitter. Ia dikenang sebagai penulis esai terkait ilmu dan kebudayaan, juga sebagai pelopor Pustaka Bergerak Indonesia. “Penulis esei tentang ilmu dan kebudayaan, pelopor Pustaka Bergerak — usaha membawa buku-buku bacaan untuk anak-anak di pedalaman,” tulis Goenawan Mohamad.

Nirwan Arsuka juga dikenang sebagai salah satu penulis yang sering dijadikan rujukan dan kerap dibicarakan oleh mahasiswa. “Nirwan Arsuka, penulis yang jadi salah satu rujukan dan yang kerap dibicarakan sesama mahasiswa dulu. RIP..,” ucap @budibaskoro.

Ia juga digambarkan sebagai tokoh yang mengabdi untuk dunia literasi. “Selamat jalan Bang Nirwan Ahmad Arsuka, salah satu esais jenius kembang Merak. Lulusan Teknik Nuklir yang jatuh cinta pada sastra dan budaya. Sufi yang mengabdi untuk literasi, lewat Pustaka Bergerak. Selamat jalan, Bang!” kata @baguszin di Twitter.

Sementara itu, Nirwan Arsuka terdaftar pada AFIELD dan UBC Press sebagai tokoh Indonesia yang merupakan penulis, pebisnis sosial, dan aktivis literasi. Ia mendapatkan penghargaan AFIELD pada 2021 berkat Pustaka Bergerak Indonesia. 

Pilihan Editor: Sastrawan Remy Sylado Meninggal dalam Usia 77 Tahun, Terakhir Ngobrol Soal Elvis Presley



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *