PDAM Tirta Asasta Klaim Water Tank Dibangun untuk Peningkatan Kapasitas Layanan di Depok

Tak Berkategori

Jumat, 18 Agustus 2023 – 16:47 WIB

Depok – Direktur Operasional PT Tirta Asasta, Sudirman mengungkapkan kajian pembangunan water tank kapasitas 10.000 meter kubik atau 10 juta liter yang kini sedang digugat warga.

Baca Juga :

Gugatan Kasus Water Tank Depok, Majelis Hakim PTUN Bandung Sidang Lapangan di Lokasi

Dia menuturkan, pembangunan water tank ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat. Pihaknya sedang melakukan program berkesinambungan yaitu peningkatan kapasitas instalasi pengolahan air (IPA).

“Di IPA Legong ini kita ada peningkatan kapasitas yang awalnya 620 liter/ detik sekarang sudah menjadi 1.300 liter/detik. Kalau dihitung-hitung, untuk pelayanan di wilayah timur kita membutuhkan kurang lebih 37.000 meter kubik, kalau dijutakan itu 37 juta liter penampungan yang dibutuhkan untuk melayani masyarakat di wilayah timur IPA Legong,” kata Sudirman, Depok, Jumat (18/8/2023).

Baca Juga :

Jembatan Gantung Ambruk saat Lomba 17-an, Puluhan Warga Berjatuhan ke Sungai

Majelis Hakim PTUN Bandung sidang lapangan di lokasi water tank Depok

Majelis Hakim PTUN Bandung sidang lapangan di lokasi water tank Depok

Diungkapkan, pihaknya mengalami permasalahan dan kendala dalam pelayanan jika reservoir ini tidak dilaksanakan. Pada saat musim banjir menyebabkan kekeruhan mencapai di atas 3.000 Nephelometric Turbidity Unit (NTU), maka pengolahan di PDAM tidak dapat berfungsi. Kendala yang dihadapi saat banjir bisa mencapai 8 jam dan menyebabkan produksi air untuk pelayanan pelanggan terganggu.

Baca Juga :

Content Creator yang Nyaris Diamuk Massa Lapor Polisi

“Ini juga dikeluhkan oleh pelanggan kenapa sih sampai sekarang PT Tirta Asasta tidak mampu mengatasi kendala seperti ini. Ini yang menjadi tujuan kami, jadi peningkatan pelayanan. Peningkatan kontinuitas ini sudah menjadi standar pelayanan minimal kita, ini kinerja kita, pengaliran ini harus 24 jam. Jadi kalau kurang dari 24 jam pengaliran, kinerja kita dinyatakan tidak baik,” ujarnya.

Disebutkan, saat ini cakupan pelayanan pihaknya baru mencapai 16 persen sehingga pihaknya berupaya melakukan pengembangan. Ide kapasitas yang dimiliki pihaknya melalui peningkatan kapasitas IPA ini adalah pengembangan. Terkait dengan reservoir yang disediakan berfungsi untuk penampung dan akan dialirkan ke reservoir-reservoir distribusi.

Halaman Selanjutnya

“Jadi ini untuk membantu detensi kita. Jangan kalau ada gangguan kita setengah jam saja sudah habis air kita. Kalau ini (water tank) bisa membantu baru 6 jam,” ungkapnya.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *